Minggu, 17 Januari 2021

CORONA MENURUT SAINS, KEPERCAYAAN DAN AL-QUR`AN

 

CORONA

MENURUT SAINS, KEPERCAYAAN DAN AL-QUR`AN

OLEH : PURTAJAYA AL-BANTANI

1.        Menurut sains

Corona adalah  nama lapisan matahari paling luar  yang melingkupi matahari dan berbentuk gas



2.        Menurut  Sejarah dan Kepercayaan

Corona artinya mahkota( asalanya maha kota disingkat mahkota)  yang melingkupi kepala yang  dipakai oleh raja atau ratu. Ra artinya Ratu kemudian menjadi roro.  Pada zaman Nabi Sulaiman  ada seorang Ratu yang menguasai belahan timur bumi dengan pusat kerajaannya adalah saba. ratu itu bernama Ratu Balqis.  Ratu balqis adalah   anak dari hasil perkawinan  dua makhluk yaitu jin dan manusia.  Ayahnya Ratu Balqis adalah  manusia sedangkan ibunya dari jin. lahirlah  seorang putri  yaitu Ratu Balqis.  sebelum menikah dengan jin, ayahnya adalah seorang raja yang ketika itu tidak ada wanita yang mau menikah dengannya, maka datanglah jin menjelma seorang wanita yang cantik  tertariklah ia hingga menikahinya, dari hasil pernikahan inilah lahir ratu Balqis.  Ratu balqis bisa berada dalam dua keadaan yaitu alam manusia dan alam jin.  ratu balqis dan rakyatnya adalah penyembah matahari.

ketika itu ada nabi Sulaiman as di palestina  sebagai raja yang bisa menundukan  angin, jin, manusia dan hewan dan menjadi raja sedunia. saat itu nabi Sulaiman as mendapat kabar dari burung  hud-hud bahwa ada kerajaan besar  yang dirajai oleh seorang wanita ( ratu balqis),  yang menyembah matahari dan menghalangi jalan kebenaran. ( Q.S An- naml). singkat cerita  akhirnya  ratu balqis tunduk kepada nabi Sulaiman as dan masuk islam  di hadapan nabi Sulaiman as. dengan berkata “Ya Tuhanku, sungguh aku telah dzolim kepada diriku, ampunilah aku dan sekarang aku Berislam bersama Sulaiman”( Q.S. Anml)

3.      Menurut Al-Qur`an

Corona dalam bahasa arab terdiri dari  tiga huruf  ق ر ن  ( qof, ra dan nun).  menjadi kata Corona ( قَرَنَ ) artinya tanduk, teman dekat,  generasi atau abad. tergantung harokat bacaannya.  Apabila dibaca qorin ( قَرِيْنٌ ) artinya  teman dekat atau disebut dengan jin qorin. jin qorin  adalah jin yang  dekat dengan manuisa  lahir  berbarengan dengan lahirnya manusia  sempai  manusia meninggal. dapat  meniru  suara, jasad dan sifat manuisa   tetapi  jika manusia  yang beriman dan taat kepada Allah jin ini  tidak bisa menirunya.  jika  Corinnya  banyak, maka dibaca Qurona` ( قُرَنَاءُ  ) artinya setan-setan Corin. kata Qurona terdapat dalam surat Fusilat ayat 25

وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَنَاءَ فَزَيَّنُوا لَهُمْ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَحَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ إِنَّهُمْ كَانُوا خَاسِرِينَ (٢٥)

 

Dan Kami kirimkan  kepada mereka setan-setan Corin lalu  mereka ( setan-setan qorin ) menghiasinya ( membungkusnya) dengan keindahan  di hadapan mereka ( manusia)  dengan apa yang  ada di hadapan dan di belakang mereka.  dan tetaplah atas mereka keputusan azab  terjadi pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia, Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.

Bayan :

a.       Siapa yang dimaksud mereka ? yaitu:

1.       Manusia yang memusuhi Allah. siapa yang memusuhi Allah  yaitu yang membantah-ayat-ayat Allah, (tidak percaya  alam kubur, akhirat, surga dan neraka.) ( ada di ayat sebelumnya)

2.      Manusia yang  tidak  percaya dan  ragu adanya Allah SWT bahwa  mereka  menyangka Allah tidak mengetahui gerak / perbuatan mereka ( ada di ayat sebelumnya).  padahal Allah Maha tahu segalanya

b.      Yang dimaksud  di depan dan di belakang mereka adalah :

di depan artinya sesuatu  yang sudah diketahui yaitu qorona  yang ditakuti/dicegah, sedangkan  yang dimaksud di belakang mereka adalah sesuatu yang belum diketahui kejadiannya  yaitu  kematian. tidak ada yang tahu kematian itu  kapan dan dimana.

c.       Yang dimaksud menghiasi yaitu salah satu bentuk sihir  baik itu dengan ucapan, perbuatan atau penglihatan yang membuat manusia takut atau senang.

dua hal menjadi ujian keimanan bagi manusia  dengan kehidupan dan kematian ( Q.S. Al-Mulk). dan peristiwa ini terjadi di tahun 2020 M dan tahun 1441 H.   yaitu tahun yang memiliki angka kembar.  tahun yang saling bersinggungan  disebut tahun seperti  gerhana yaitu terjadi  tiga benda  yang segaris lurus yaitu bumi, bulan dan matahari ( disebut gerhana matahari total dan gerhana bulan total). ketika terjadi gerhana  matahari total, jika manuisa melihat ke atas matahari, itu akan menyebabkan kebutaan mata. maka pada saat gerhana  disunnahkan sholat gerhana secara berjamaah. disebut tahun gerhana kehidupan dan tahun pertentangan antara aturan Allah dengan aturan Corona.

Peristiwa awal menyebarnya fitnah Corona ini  terjadi pada bulan maret  2020 M  bertepatan pada bulan Rajab tahun 1441 H. bulan Rajab adalah bulan Allah karena pada bulan ini  terjadi peristiwa besar yaitu  bulan isro dan mi`rajnya Rasuullah SAW untuk menerima perintah sholat lima waktu  di sidrotul muntaha. saat perjalanan   antara  mekah dan  palestina, Rasulullah dikejar oleh jin Ifrit  yang membawa obor  menghalangi  perjalanan Rasulullah  SAW untuk menerima perintah Sholat lima waktu. maka pada saat itulah  malaikat jibril mengajarkan do`a kepada Rasulullah SAW untuk memadamkan obor dan melumpuhkan ifrit.  obat corona adalah tobat dan menyembah Allah SWT di saat banyak terjadi fitnah dimana-mana. Fintah ini sifatnya mendunia terjadinya banyak hoax, namimah, ghibah yang sifatnya global sehingga melumpuhkan sendi-sendi kehidupan baik keimanan, ekonomi dan pendidikan.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar