Minggu, 25 Desember 2022

Bagaimana Muslim Mengucapakan Selamat Natal?

Muslim mengucapkan selamat natal, bolehkah? 

(Pengertian natal, Dalil dan Hukumnya)

  1. Pengertaian Natal .

Kata natal  berasal dari bahasa portugis artinya lahir atau kelahiran ( natalitas). kata  natal ini lazimnya diucapkan  oleh orang-orang nasrani/Kristen setiap tanggal 25 Desember dan mereka merayakannya dengan kebiasan kepercayaan mereka atas lahirnya Yesus kristus (Isa Al masih).  dan mereka merayakannnya  dalam sejarah mulai tahun 336 masehi sebagai anak Tuhan. 

  1. Dalil dan Hukum mengucapkan selamat natal.

  1. Siapakah yang pertama mengucapkan selamat natal ?

yang pertama mengucapkan selamat natal adalah nabi Isa as.  saat masih bayi dalam  gendongan siti Maryam (ibunya) sebagaimana  tertulis  dalam Al-Qur`an surat Maryam ayat 33. 

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا* وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا* وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا* وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا {مريم:30-31-32-33}

(Nabi Isa berkata: aku adalah hamba Allah, Dialah Alloh yang memberi kepadaku kitab (injil). Dia  yang menjadikan aku Nabi, dan Dialah yang menjadikan aku diberkahi di mana saja aku berada. Dialah yang  memerintahku sholat dan zakat selama aku masih hidup dan berbuat baik kepada ibuku dan Dia tidak menjadikanku orang yang sombong lagi celaka. dan keselamatan atasku pada hari aku dilahirkan, pada hari  aku mati dan pada hari aku dibangkitkan.

  1. Jika kita sebagai muslim tidak mengakui atas lahirnya Nabi Isa as, berarti kita tidak mengakui akan kenabian dan kerasulannnya, karena syarat kenabiannya mesti dilahirkan dulu sosoknya.

 Jika kita tidak meyakini akan kanabian dan kerasulannnya berarti kita tidak utuh percaya rukun iman ke 3  dan 4.

  1. Hukum mengucapkan selamat natal

  1. Boleh

Sebagai muslim boleh mengucapkan selamat natal  kepada Nabi Isa as bukan kepada orang Kristen. yang  berhak diberi ucapakan selamat adalah nabi Isa. dengan bahasa  Islam seperti :  والسلام علي نبي الله عيسى  يوم ولد  

atau   السلام عليك يا نبي الله عيسى يوم ولدت   

  1. Haram 

Sebagai muslim mengucapkan selamat natal  atas lahirnya nabi Isa as di hadapan orang  Kristen itu hukumnya haram, karena  itu seakan-akan melegitimasi  ketuhanan Nabi  Isa  sebagai anak Tuhan.  dan itu  seperti  orang yang memberi makan  sianga dengan rumput.  yang dimakan bukan rumputnya tapi yang memberinya.  meskipun kita  meyakini  tidak seperti mereka.

  1. Wajib 

Wajib mengucapkan selamat  natal kepada mereka ( nasroni)  dengan  syarat : orang `alim yang tahu hujjah dan menyatakan kebenaran  atas lahirnya Nabi Isa as sebagai hamba Allah dan Rasul bukan sebagai Tuhan.  Orang ini tentu  orang tingkat keilmuanya di atas rata-rata. dan mengucapakan kalimatnya dengan dengan kata-kata yang jelas dan shorih.  karena menyampaikan itu bagian dari pada dakwah dan mengajak kepada kebenaran. seperti  ucapan “  selamat hari natal atas  lahirnya nabi Isa as binti Maryam, sebagai hamba Allah, nabi, dan utusan  Allah kepada bani Israil.  yang mengajak menyembah  hanya Kepada Allah, Allah   tidak beranak dan tidak pula diperanakan dan tidak ada satupun yang serupa dengan Allah. Maha suci Allah dari apa yang mereka siafatkan. 

Adapun mereka menerima atau tidak  itu  hak Allah memeri hidayah, kita hanya menyampaikan

Semoga bermanfaat.

Biqolam: Purtajaya


Minggu, 27 Februari 2022

 

SHOLAT ITU SEHAT

Oleh :Purtajaya,S.Pd.I

Jika ingin sehat  sholatlah, karena  dengan sholat  peredaran darah menjadi lancar, otak menjadi  segar, hati menjadi tanang, dan sholat itu  dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. 

Tegaknya dunia dan agama itu dengan sholat.  Di kepala manusia itu ada gumpalan yang dapat disegarkan dengan sholat dalam keadaan sujud apalagi sujudnya dalam kadaan tenang. 

Bahkan Allah SWT memerintahkan kepada hambanya yang beriman  untuk  sabar dan sholat saat  terkena  berbagai bencana baik itu rasa takut yang berlebihan,  lapar, kurang  harta, kehilangan  semangat jiwa, kehilangan orang yang terdekat, terjadinya kemarau panjang.

Sholat itu mi`rajnya (tangganya )  orang yang beriman, jika orang  selalu menjaga sholatnya maka tangganya akan semakin  kuat dan akan mencapai derajat yang tinggi.  Sholat diwajibkan   pada saat Rasulullah SAW  isra dan miraj  di sidrotul muntaha pada malam tanggal 27 Rajab.

 

Orang yang beriman ketika  mendapatkan kenikmatan, ia akan selalu bersyukur dengan  tetap menjaga sholatnya dan menghidupkan dengan amal-amal yang baik dan hatinya selalu disinari dengna kejujuran dan ketawaan.

Orang yang beriman pun ketika  ditimpa musbah baik itu sakit, kehilangan harta, atau terdzolimi orang , maka ia tetap menjaga sholatnya  dan sholat sebagai penolongnya. 

Bahkan ketika sakit,  meskipun sakitnya dalam kadaan parah selama masih bisa bernafas  maka ia tetap menjaga sholat karena saat itu ia tidak mau kehilangan sholatnya, ia menyangka  bahwa usianya sudah hampir habis  ia merasa rugi jika nafasnya digunakan dalam keadaan meninggalkan sholat.  Sholat itu adalah yang pertama ditanya oleh Allah SWT. Kerana orang yang meninggalkan sholat sama dengan meruntuhkan agama.

 Maka selama kita masih bisa bernafas dan  akal masih sehat maka sholat tak bisa tergantikan  dengan yang lain. Jika tidak bisa berdiri, sholat sambil duduk, jika tidak, sholat berbaring, jika tidak, sholat denga isyarah.  Begitu penting dan berharganya sholat yang tak bisa digantikan dengan nilai materi sebesar apapun.